Notification

×

Iklan

Iklan

Menhub Genjot Ramp Check Lintas Moda Demi Kelancaran & Keselamatan Nataru

2025-10-26 | 15:59 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-10-26T08:59:53Z
Ruang Iklan

Menhub Genjot Ramp Check Lintas Moda Demi Kelancaran & Keselamatan Nataru

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi telah menginstruksikan pelaksanaan pemeriksaan kelaikan atau "ramp check" secara menyeluruh di semua moda transportasi menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Penekanan utama dari instruksi ini adalah aspek keselamatan, guna memastikan seluruh armada dalam kondisi laik operasi dan siap melayani masyarakat.

Langkah proaktif ini diambil mengingat potensi pergerakan masyarakat yang sangat tinggi selama Nataru. Pada Nataru 2024/2025 saja, Kementerian Perhubungan memperkirakan potensi pergerakan mencapai 110,67 juta orang, dengan sebagian besar terjadi di Pulau Jawa. Periode Nataru juga bertepatan dengan puncak musim hujan, yang dapat meningkatkan intensitas hujan hingga 20 persen dibandingkan kondisi normal akibat fenomena La Nina lemah.

Untuk moda transportasi darat, "ramp check" akan dilaksanakan secara nasional mulai 7 November 2025 hingga 2 Januari 2026. Pemeriksaan ini akan mencakup terminal, "pool" bus, hingga jalur wisata strategis, dengan target operasi sebanyak 15.000 kendaraan. Sebelumnya, untuk Nataru 2024/2025, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menargetkan 10.000 armada bus menjalani "ramp check", dan hingga November 2024, 1.152 bus telah diperiksa, di mana 949 dinyatakan laik operasi dan 203 tidak laik operasi. Sebanyak 32.130 unit bus telah disiapkan untuk Nataru 2024/2025.

Di sektor angkutan kereta api, "ramp check" akan dilakukan terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian. Pemeriksaan juga mencakup Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta inspeksi keselamatan di lintas operasi. Untuk Nataru 2024/2025, sebanyak 2.683 unit kereta api telah disiapkan.

Pada angkutan udara, "ramp check" meliputi 560 unit pesawat penumpang niaga berjadwal, dengan rincian 366 unit siap operasi dan 194 unit sedang dalam perawatan. Inspeksi keselamatan penerbangan untuk Nataru 2024/2025 telah dijadwalkan mulai 17 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025, melibatkan inspektur dari direktorat teknis masing-masing. Kementerian Perhubungan juga telah melakukan pemantauan terhadap 56 bandara untuk penerbangan domestik dengan 266 rute dan 17 bandara untuk penerbangan internasional dengan 129 rute. Sebanyak 417 unit pesawat udara disiapkan untuk Nataru 2024/2025.

Untuk transportasi laut, setiap kapal penumpang yang akan dioperasikan wajib menjalani pemeriksaan kelaiklautan secara menyeluruh di seluruh titik pantau pelabuhan. Koordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga ditekankan untuk memperoleh pembaruan perkiraan cuaca dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) jika terjadi cuaca ekstrem. Sebelumnya, pada Nataru 2024/2025, pemeriksaan kelaiklautan kapal penyeberangan telah dilakukan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Direktorat Transportasi Sungai, Danau, Penyeberangan (TSDP) mulai 10 Oktober hingga 15 November 2024. Sebanyak 765 kapal disiapkan untuk Nataru 2024/2025.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa "ramp check" tidak hanya memeriksa kondisi fisik armada, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mengoperasikannya. Tujuan utama dari "ramp check" ini adalah untuk mendeteksi dini potensi kerusakan, mencegah kecelakaan lalu lintas, dan memastikan perjalanan penumpang aman dan lancar.