Notification

×

Iklan

Iklan

5 Kiat Ampuh Tingkatkan Imun Anak di Musim Pancaroba

2025-11-16 | 00:23 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-15T17:23:04Z
Ruang Iklan

5 Kiat Ampuh Tingkatkan Imun Anak di Musim Pancaroba

Kondisi cuaca yang tidak menentu, dengan perubahan suhu ekstrem dan kelembaban yang fluktuatif, seringkali menjadi tantangan bagi kesehatan anak. Anak-anak rentan terhadap berbagai penyakit seperti flu, batuk, demam, dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) karena sistem kekebalan tubuh mereka masih berkembang. Untuk membantu anak tetap sehat dan tidak mudah sakit di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, ada lima tips penting yang dapat diterapkan orang tua.

Pertama, pastikan anak mendapatkan asupan gizi seimbang. Nutrisi yang baik adalah kunci utama untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Berikan makanan yang kaya vitamin dan mineral, seperti vitamin C dari jeruk, kiwi, stroberi, dan paprika merah yang bahkan memiliki kandungan vitamin C 2-3 kali lebih tinggi dari jeruk. Vitamin D dapat diperoleh dari ikan dan telur, serta paparan sinar matahari. Zinc, yang penting untuk produksi sel darah putih dan melawan infeksi, bisa didapatkan dari daging, ikan, dan kacang-kacangan. Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli juga kaya akan vitamin C, beta karoten, dan antioksidan yang melawan infeksi. Asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan seperti salmon dan sarden juga membantu memperkuat respons imun.

Kedua, pastikan anak tidur yang cukup. Tidur yang cukup sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan penguatan daya tahan tubuh anak. Selama tidur, tubuh anak memproduksi sitokin, protein yang membantu melawan infeksi. Kekurangan tidur dapat membuat tubuh rentan terhadap virus penyebab sakit dan mengurangi produksi antibodi. Waktu tidur ideal bervariasi sesuai usia, misalnya anak usia 3–5 tahun membutuhkan 10–13 jam per hari, sedangkan usia 6–13 tahun membutuhkan 9–11 jam per hari. Anak di bawah tujuh tahun sebaiknya memenuhi durasi tidur 10 jam, termasuk tidur siang dan malam.

Ketiga, ajarkan dan biasakan anak menjaga kebersihan diri. Menjaga kebersihan diri adalah cara efektif untuk mencegah infeksi dan penyakit karena bakteri dan virus mudah menyebar. Ajarkan anak untuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan, setelah bermain, setelah dari toilet, setelah menyentuh hewan, serta setelah bersin atau batuk. Mencuci tangan dengan sabun dapat menurunkan penyakit saluran cerna sebesar 31% dan infeksi saluran napas sebesar 21%. Orang tua juga perlu memberikan contoh dan teladan yang baik dalam kebiasaan mencuci tangan.

Keempat, dorong anak untuk rutin beraktivitas fisik. Olahraga dan aktivitas fisik memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Aktivitas fisik membantu memperbaiki peredaran darah, menjaga berat badan sehat, meningkatkan produksi antibodi, serta mempercepat sirkulasi antibodi yang dapat mendeteksi penyakit lebih awal. Peningkatan suhu tubuh singkat saat beraktivitas juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Anak-anak dapat melakukan aktivitas aerobik seperti berlari, melompat, menari, serta aktivitas penguatan otot dan tulang seperti bermain di taman atau melompat tali. Idealnya, anak aktif secara fisik setidaknya 60 menit setiap hari.

Kelima, penuhi kebutuhan cairan anak. Kecukupan cairan sangat penting untuk menjaga metabolisme, konsentrasi, serta daya tahan tubuh anak tetap optimal. Anak yang kekurangan cairan lebih rentan mengalami dehidrasi, terutama saat cuaca tidak menentu atau saat beraktivitas padat. Pastikan anak rutin minum air putih setiap hari minimal 6-8 gelas untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Pastikan juga sumber air minum serta air untuk mandi dan mencuci di rumah terjaga kebersihannya.